Langsung ke konten utama

Postingan

Somedays Feel Better

  Ada kata singkat yang menurutku itu nyentil banget dihati dan membekas sampai saat ini. Begini katanya “it will pass”, semua akan sembuh pada waktunya . Kadang kita bertanya-tanya kapan semua terlewat? Kapan kita akan sembuh? Rasa-rasanya setiap hari semakin berat. Walaupun kita gak tau kapan pastinya, bisa aja nanti, besok, bulan depan, bahkan bisa beberapa tahun kedepan. Kita cuma tau, kalau hari ini harus selesai dengan baik-baik saja. Agar besok tidak ada penyesalan atas apa yang telah terjadi kemarin. Bicara perihal penyesalan, hidup tuh bakal terasa ringan kalau kita gak terlalu mikirin bagaimana manusia lain bersikap sama kita . nggak perlu atau bahkan haus validasi dari orang lain. Terima kenyataan bahwa gak semua hal bakal tetep sama, terima kenyataan apa adanya. Jangan maksain sesuatu yang udah gak bisa sejalan bareng. Jangan maksain pegangan sama besi yang panasnya udah mulai membakar tangan kamu. Ternyata kata “ohhh ternyata gitu ya, yaudah gak usah dipikirin” itu gak...
Postingan terbaru

Meski Dunia Bilang TIDAK MUNGKIN

Diperjalanan pulang kali ini, dengan sinar matahari yang masih terasa menyengat. Aku menyusuri jalanan yang biasanya aku lewati. Di pemberhentian lampu merah, mataku tertuju akan sesuatu.  Seorang anak kecil sedang mengelap kaca mobil yang berhenti, kakinya tak beralas, bajunya penuh dengan keringat, sambil menggendong adiknya yang balita. Mungkin saja dia belum makan hari ini. Sesaat kemudian dia tersenyum dan menunduk saat menerima uang recehan dari pemilik mobil.  Di seberang jalan kakek penjual minuman sedang menawarkan dagangannya, sudah tak terhitung berapa banyak orang yang menolaknya. Mungkin saja dia sudah berkeliling disana sejak pagi, padahal beban dagangan yang dipikulnya sangat berat. Sambil menyeka keringan yang jatuh, liatlah dia masih tersenyum tulus.  Di depan toko pinggir jalan, duduk anak muda berbaju kemeja yang hampir lusuh dan berkeringat, dengan seamplop berkas di tangan kirinya, raut wajahnya begitu lelah. Mungkin saja ini hari kesekian lamaran ker...

Good Things Take Time

  The final chapter...  Semua akhirnya kembali pada tempatnya. Tidak mudah bukan? Tapi, dari banyaknya masalah yang sudah terjadi, kamu mampu melewati semuanya kan?  Karena begitulah hidup, hari ini kita menyiapkan banyak rencana hebat, yang pada akhirnya tidak sesuai dengan ekspetasi kita. Tapi, disisi lain Allah justru telah menyiapkan rencana lain yang jauh lebih hebat dari rencana kita.  Terkadang ajaibnya, Allah mengambil apa yang kita genggam erat dan memberi kita luka yang begitu hebat untuk digantikan dengan kebahagiaan tiada tara. Mematahkan hati kita sepatah-patahnya untuk menjaga kita agar dijauhkan dari seseorang yang seharusnya tidak kita jaga. Bukankah hal buruk sengaja Allah lepaskan agar hal baik punya kesempatan untuk datang? Setelah semua rasa sakit berlalu, pastinya Allah akan ganti dengan kebahagiaan.  Mari segera berdamai pada hal-hal yang tidak bisa di ubah. Mari mengikhlaskan semua yang sudah terjadi.  Mari mencoba untuk lebih menghar...

GARIS WAKTU | Berdamai Dengan Diri Sendiri

Rasanya tahun demi tahun cepat berlalu, bukan?, hari berganti hari, bulan berganti tahun, umur yang semakin bertambah, pikiran-pikiran yang mulai sesak dengan berbagai ekspektasi kehidupan. Mungkin kita harus sedikit mengurangi ekspetasi berlebih akan kehidupan, tapi tidak ada salahnya jika berharap. Di tambah dengan situasi dan keadaan saat ini, yang menginginkan kita bertindak lebih baik untuk menyikapi sesuatu, berusaha lebih keras, berpikir lebih luas. Dengan waktu yang semakin berjalan pada porosnya dan kita yang bingung kemana arah tujuannya.  Melihat orang lain berkembang dan kita yang tertinggal jauh, membuat pikiran dan mental terkuras. Bagaimana tidak?, media sosial membuatnya semakin buruk, melihat update postingan Instagram Story, status Facebook, status Whatsapp teman-teman kita ataupun saudara dan orang-orang lain yang kita kenal, bisa membuat merasa rendah diri bukan?. Sajian foto dan video pencapaian dan prestasi mereka yang terpanjang di kolom media sosial.  T...

I'ts Not the End

Hai manusia hebat!! Setelah melewati banyak badai, akhirnya kamu sampai dititik ini yaa. Aku tau, untuk sampai disini bukan hal yang mudah. Sudah banyak masalah yang silih berganti. Its okay, kamu sudah lakukan yang terbaik.  Nangis boleh, ngeluh boleh, tapi jangan nyerah yaa. Kuatin bahunya, tegarin batinnya, lantangin doanya. Jangan mundur, apalagi nengok ke belakang. Jangan ragu untuk semakin maju, liat kedepan, bakal banyak kejutan yang menanti kamu.  Jangan merasa sendiri lagi yaa. Masih banyak orang-orang yang peduli sama kamu. Kalau kamu ngerasa gak ada satupun orang yang seperti itu sama kamu, inget kamu masih punya Allah. Karena Allah siap buat dengerin segala keluh kesah kamu.  Kamu harus lebih sayang sama diri kamu sendiri.  Ingat kebahagian mu bukan tergantung sama orang lain, melainkan ada di diri kamu sendiri.  Temukan apa yang buat kamu bahagia dan tinggalin apapun yang buat kamu menderita.  Untuk hari lalu yang gak berjalan sesuai kemauan k...

Untuk `DIRI SENDIRI`

Semakin hari... Semakin sadar sudah banyak hal yang terlewatkan. Ternyata begini rasanya dewasa. Pikiran tentang apa dan siapa aku ? Malam-malam sunyi hanya tentang overthinking. Malam yang kelam tengelam oleh pikiran. Urusan jati diri, cita-cita, karir, cinta tak akan pernah ada ujungnya. Takut masa muda hanya terbuang sia-sia. Juga luka lama yang tak kunjung sembuh. Hanya meninggalkan perih yang membekas. Lalu, harus apa aku? Terkadang ada rasa iri kepada mereka. Mereka punya sesuatu. Yang aku rasa aku gak punya pada diriku. Sesuatu yang ingin aku miliki. Mereka punya arah dan tujuan. Padahal ku  tau, Ra sa seperti ini adalah sesuatu yang aku butuhkan untuk diri aku sendiri. Lalu aku bicara dengan diriku. Kamu bisa seperti mereka? Aku tau, setiap orang punya kekurangan dan kelebihan. Kembangkan kelebihan. Terima segala kekurangan. Dan setelah ku tanya pada diriku. Ternyata ada kalanya aku tidak bisa seperti mereka. Ada waktu dimana aku perlu jadi diriku sendiri. Tugasku hanya sat...

Tentang PERJALANAN

     ”Terkadang kita merasa lelah melihat teman-teman kita yang melangkah jauh didepan kita, dan mencoba menyamakan langkah kita dengan mereka yang membuat kita kehabisan nafas. Lalu kita sadari bahwa langkah mereka bukanlah langkah kita.      Hal yang harus kita sadari saat ini adalah berjanji kepada diri sendiri untuk “PELAN-PELAN SAJA” . Mulailah berjalan dengan langkah kita sendiri, dengan yakin.      Jika ada diantara kita yang merasa kehilangan arah, menghadapi keraguan, dan ketidakpastian atau tertekan saat memulai hal baru, jangan tergesa-gesa, tarik nafas yang dalam.      Biarkan diri kita untuk pelan-pelan saja, lakukan selangkah demi selangkah. Mungkin saja kita menemui hal penting yang terlewatkan dari perjalanan kita ”     Memang kenyataan yang selalu dihadapi manusia adalah selalu merasa tertinggal dengan orang lain, termasuk dalam hal pencapaian. Kadang kita melihat perjalanan orang-orang sel...

KAPAL & OMBAK | Perihal Masa Lalu

    Hidup ini memang tak pernah lepas dengan sesuatu yang pernah terjadi dimasa lampau atau yang dikenal dengan masa lalu. Ada masa lalu yang penuh kebahagiaan, dan tak jarang pula penuh dengan kesedihan, kegagalan, hingga penyesalan mendalam. Ada yang mampu dengan mudah melupakan masa lalu menyakitkan, namun ada pula yang terpuruk dengan masa lalu kelam yang pernah dialaminya.         Masa lalu ibarat lautan yang begitu luas, akan ada banyak rintangan bagi seseorang untuk menyeberanginya, misalnya ombak yang ganas. Dibutuhkan sebuah kapal kuat dan tangguh untuk sampai ke ujung daratan dengan selamat. Namun, tidak semudah itu untuk melewatinya, terkadang ombak ganas datang membuat goyah bahkan menenggelamkan kapal.      Jika kapal tersebut kuat dan terlatih dalam melewati lautan ganas, maka ombak bukan tandingannya, kapal akan mampu dengan mudah melewati rintangan-rintangan lain untuk sampai kedaratan. Namun, bila kapal itu han...

(Tidak) Lebih BAIK :?

  ..... Pernah dengar tidak kata-kata ini? “Semua akan di hujat pada waktunya” Namanya saja dunia maya. Semua bisa berkomentar apapun dan dimana pun.        Kata-kata menyakitkan itu bertebaran di kolom komentar internet. Iya, di sampaikan melalui ketikan tangan-tangan jahad dari dunia maya. Awalnya, dunia maya adalah tempat kita untuk berekspresi dan mempermudah komunikasi, namun sekarang berbanding terbalik bahkan sebagai ladang untuk saling menghujat. Sangat menyedihkan bukan?           Aku juga bisa dikatakan akrab dengan dunia maya, jauh dari banyaknya hal negatif yang ada. Dimana dari situ aku tau tempat-tempat baru, manusia-manusia dengan berbagai karakter yang ada. Bahkan setiap berita-berita baik buruk pun aku hampir tau.      Kembali ke topik semula, kadang kata-kata ‘semua akan di hujat pada waktunya’ terdengar menyakitkan, Hanya karena 1 kesalahan saja ribuan kebaikan bisa dilupakan. Dari perbandingannya...

Di Langit yang Sama

Langit terlalu luas jika kau tidak menampung mimpimu disana!!!      Bukan hanya digantungkan begitu saja, akan tetapi setiap kau menatap langit, kau akan tau bahwa banyak kesempatan untuk bermimpi dimanapun kau berada. Karena langit yang kau tatap akan sama dengan langit-langit lainya, ditempat yang berbeda pula. Itulah mimpi!      Mungkin sebagian manusia berkata, mimpi adalah bunga tidur yang hanya berada dalam mimpi semu saat raga dicabut sementara oleh Sang Pencipta. Namun, ada satu mimpi yang bukan hanya ada dalam kesemuan tidur sesaat, dia adalah impian, cita-cita, dan harapan. Satu kesatuan utuh yang saling berkesinambungan, disana ada harapan disana pula ada impian dan cita-cita yang menyertai diujungnya.      Setiap manusia pastilah memiliki impian bagi dirinya masing-masing. Tetapi, semua impian itu dilihat dari bagaimana impian itu diwujudkan oleh sang pemilik mimpi.  Adakalanya impian hanya menjadi hal yang ada dalam khayalan...

QUARANTINE TIME | Tetap Produktif #dirumahaja

Hai yang katanya kaum rebahan! Atau kaum yang tetep produktif nih meskipun di rumah aja!      Memasuki 2 bulan karantina diri di rumah tanpa menjalankan kegiatan sehari-hari, bagi sebagian orang mungkin berbeda dalam mengisi waktu karantina yang entah sampai kapan berakhir.       Kegiatan apa aja nih yang udah dilakukan? Yang pasti bukan hanya kagiatan rebahan aja kan? Atau buka tutup hp? Bosan-bosan lagi-bosan terus-bosan bosan bosan, begitulah alur ceritanya. Tidak ada kegiatan yang bisa dilakukan selain itu-itu saja, alhasil ujung ceritanya juga bosan melulu.      Sebenarnya, banyak kegiatan ala di rumah aja yang gak berujung membosankan (karena bosan itu timbul saat kita tidak mau mencoba hal-hal baru). Lakukan hal yang sekiranya buat enjoy tanpa harus berujung bosan. Karena quarantine time bukan hanya wadah untuk santai-santai atau untuk malas-malasan aja. Gunakan waktu luang yang banyak ini untuk terus produktif banyak baca buku, ...

Seorang itu adalah AYAH

Sebenarnya tak perlu kata maupun ungkapan untuk menggambarkan sosoknya, ... Seorang  yang mencintai kamu tanpa ekspresi diwajah ... Seorang  yang memperkenalkan indah bahkan kerasnya dunia ... Seorang  yang memastikan hidupmu cukup dan sekaligus mengajarkan kamu nilai dari kelaparan ...  Seorang  yang mengajarkan apa itu tenggung jawab, percaya diri, hingga arti sebuah kerja keras ... Seorang  yang mengajarkan betapa jalan kehidupan ini tak selalu mulus selalu penuh lika-liku dan ujian ... Seorang  yang mengajarkan kamu arti berbagi kebahagiaan pada orang lain tanpa pamrih ...  Seorang  yang mengajarkan kamu arti memaafkan, mengiklaskan, mengalah tanpa iri ataupun dengki ... Seorang  yang mengajarkan kamu pembelajaran dari pengalaman-pengalaman burukmu ... Seorang  yang selalu menjagamu secara diam-diam ...  Seorang  yang mengajarkan kamu apa dan bagaimana menjadi tangguh ... Seorang  yang ingin melihatmu suks...