Langsung ke konten utama

Tentang PERJALANAN

    ”Terkadang kita merasa lelah melihat teman-teman kita yang melangkah jauh didepan kita, dan mencoba menyamakan langkah kita dengan mereka yang membuat kita kehabisan nafas. Lalu kita sadari bahwa langkah mereka bukanlah langkah kita.

    Hal yang harus kita sadari saat ini adalah berjanji kepada diri sendiri untuk “PELAN-PELAN SAJA”. Mulailah berjalan dengan langkah kita sendiri, dengan yakin.

    Jika ada diantara kita yang merasa kehilangan arah, menghadapi keraguan, dan ketidakpastian atau tertekan saat memulai hal baru, jangan tergesa-gesa, tarik nafas yang dalam.

    Biarkan diri kita untuk pelan-pelan saja, lakukan selangkah demi selangkah. Mungkin saja kita menemui hal penting yang terlewatkan dari perjalanan kita


    Memang kenyataan yang selalu dihadapi manusia adalah selalu merasa tertinggal dengan orang lain, termasuk dalam hal pencapaian. Kadang kita melihat perjalanan orang-orang selalu lebih mudah dan ringan, tanpa kita sadari hal apa saja yang sudah mereka lewati untuk sampai di titik itu.
    
    Keinginan, impian, dan harapan milik kita akan selalu punya sisi berbeda dengan orang lain, jalan dan proses yang dihadapi pun pasti berbeda. Meskipun, dengan proses yang panjang dan jalan yang penuh duri. Bisa saja kita menemukan ujung jalan yang lebih indah dan menakjubkan untuk kita.
    
    Kita tak seharusnya menyamakan pencapaian orang lain dengan kita karena apa yang menjadi milik kita, akan tetap menjadi milik kita. Dan milik orang lain akan menjadi milik mereka.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meski Dunia Bilang TIDAK MUNGKIN

Diperjalanan pulang kali ini, dengan sinar matahari yang masih terasa menyengat. Aku menyusuri jalanan yang biasanya aku lewati. Di pemberhentian lampu merah, mataku tertuju akan sesuatu.  Seorang anak kecil sedang mengelap kaca mobil yang berhenti, kakinya tak beralas, bajunya penuh dengan keringat, sambil menggendong adiknya yang balita. Mungkin saja dia belum makan hari ini. Sesaat kemudian dia tersenyum dan menunduk saat menerima uang recehan dari pemilik mobil.  Di seberang jalan kakek penjual minuman sedang menawarkan dagangannya, sudah tak terhitung berapa banyak orang yang menolaknya. Mungkin saja dia sudah berkeliling disana sejak pagi, padahal beban dagangan yang dipikulnya sangat berat. Sambil menyeka keringan yang jatuh, liatlah dia masih tersenyum tulus.  Di depan toko pinggir jalan, duduk anak muda berbaju kemeja yang hampir lusuh dan berkeringat, dengan seamplop berkas di tangan kirinya, raut wajahnya begitu lelah. Mungkin saja ini hari kesekian lamaran ker...

Good Things Take Time

  The final chapter...  Semua akhirnya kembali pada tempatnya. Tidak mudah bukan? Tapi, dari banyaknya masalah yang sudah terjadi, kamu mampu melewati semuanya kan?  Karena begitulah hidup, hari ini kita menyiapkan banyak rencana hebat, yang pada akhirnya tidak sesuai dengan ekspetasi kita. Tapi, disisi lain Allah justru telah menyiapkan rencana lain yang jauh lebih hebat dari rencana kita.  Terkadang ajaibnya, Allah mengambil apa yang kita genggam erat dan memberi kita luka yang begitu hebat untuk digantikan dengan kebahagiaan tiada tara. Mematahkan hati kita sepatah-patahnya untuk menjaga kita agar dijauhkan dari seseorang yang seharusnya tidak kita jaga. Bukankah hal buruk sengaja Allah lepaskan agar hal baik punya kesempatan untuk datang? Setelah semua rasa sakit berlalu, pastinya Allah akan ganti dengan kebahagiaan.  Mari segera berdamai pada hal-hal yang tidak bisa di ubah. Mari mengikhlaskan semua yang sudah terjadi.  Mari mencoba untuk lebih menghar...

Somedays Feel Better

  Ada kata singkat yang menurutku itu nyentil banget dihati dan membekas sampai saat ini. Begini katanya “it will pass”, semua akan sembuh pada waktunya . Kadang kita bertanya-tanya kapan semua terlewat? Kapan kita akan sembuh? Rasa-rasanya setiap hari semakin berat. Walaupun kita gak tau kapan pastinya, bisa aja nanti, besok, bulan depan, bahkan bisa beberapa tahun kedepan. Kita cuma tau, kalau hari ini harus selesai dengan baik-baik saja. Agar besok tidak ada penyesalan atas apa yang telah terjadi kemarin. Bicara perihal penyesalan, hidup tuh bakal terasa ringan kalau kita gak terlalu mikirin bagaimana manusia lain bersikap sama kita . nggak perlu atau bahkan haus validasi dari orang lain. Terima kenyataan bahwa gak semua hal bakal tetep sama, terima kenyataan apa adanya. Jangan maksain sesuatu yang udah gak bisa sejalan bareng. Jangan maksain pegangan sama besi yang panasnya udah mulai membakar tangan kamu. Ternyata kata “ohhh ternyata gitu ya, yaudah gak usah dipikirin” itu gak...