”Terkadang kita merasa lelah melihat teman-teman kita yang melangkah jauh didepan kita, dan mencoba menyamakan langkah kita dengan mereka yang membuat kita kehabisan nafas. Lalu kita sadari bahwa langkah mereka bukanlah langkah kita.
Hal yang harus kita sadari saat ini adalah berjanji
kepada diri sendiri untuk “PELAN-PELAN SAJA”. Mulailah berjalan dengan langkah
kita sendiri, dengan yakin.
Jika ada diantara kita yang merasa kehilangan arah,
menghadapi keraguan, dan ketidakpastian atau tertekan saat memulai hal baru,
jangan tergesa-gesa, tarik nafas yang dalam.
Biarkan diri kita untuk pelan-pelan saja, lakukan selangkah demi selangkah. Mungkin saja kita menemui hal penting yang terlewatkan dari perjalanan kita”
Memang kenyataan yang selalu dihadapi manusia adalah selalu merasa
tertinggal dengan orang lain, termasuk dalam hal pencapaian. Kadang kita
melihat perjalanan orang-orang selalu lebih mudah dan ringan, tanpa kita sadari
hal apa saja yang sudah mereka lewati untuk sampai di titik itu.
Keinginan, impian, dan harapan milik kita akan
selalu punya sisi berbeda dengan orang lain, jalan dan proses yang dihadapi pun
pasti berbeda. Meskipun, dengan proses yang panjang dan jalan yang penuh duri.
Bisa saja kita menemukan ujung jalan yang lebih indah dan menakjubkan untuk
kita.
Kita tak seharusnya menyamakan pencapaian orang lain dengan
kita karena apa yang menjadi milik kita, akan tetap menjadi milik kita. Dan
milik orang lain akan menjadi milik mereka.

Komentar
Posting Komentar