![]() |
Semakin sadar sudah banyak hal yang terlewatkan.
Ternyata begini rasanya dewasa.
Pikiran tentang apa dan siapa aku?
Malam-malam sunyi hanya tentang overthinking.
Malam yang kelam tengelam oleh pikiran.
Urusan jati diri, cita-cita, karir, cinta tak akan pernah ada ujungnya.
Takut masa muda hanya terbuang sia-sia.
Juga luka lama yang tak kunjung sembuh.
Hanya meninggalkan perih yang membekas.
Lalu, harus apa aku?
Terkadang ada rasa iri kepada mereka.
Mereka punya sesuatu.
Yang aku rasa aku gak punya pada diriku.
Sesuatu yang ingin aku miliki.
Mereka punya arah dan tujuan.
Padahal ku tau,
Rasa seperti ini adalah sesuatu yang aku butuhkan untuk diri aku sendiri.
Lalu aku bicara dengan diriku.
Kamu bisa seperti mereka?
Aku tau, setiap orang punya kekurangan dan kelebihan.
Kembangkan kelebihan.
Terima segala kekurangan.
Dan setelah ku tanya pada diriku.
Ternyata ada kalanya aku tidak bisa seperti mereka.
Ada waktu dimana aku perlu jadi diriku sendiri.
Tugasku hanya satu, MENJADI LEBIH BAIK.
Bukan menjadi yang SEMPURNA.
Sadar tidak sadar.
Terlambat atau tidak.
Langkah ini tetap untuk masa depan.

Komentar
Posting Komentar